Teruntuk diri sendiri,
Lihatlah engkau hari ini berdiri,
Meskipun kehidupan hakikatnya tidak mampu digagahi.
Setelah bermacam hal yang engkau lalui,
Lihatlah, engkau masih bisa tersenyum hingga terlihat gigi,
Masih tertawa dan gembira walaupun ada yang menghalangi,
Air mata yang jatuh dipipi,
Engkau juga yang usap sendiri.
Tidak mengapa,
Jikalau berpura-pura bahagia itu bisa melupakan sakit di jiwa,
Teruskanlah tapi jangan pernah lupa,
Untuk sekali-sekala,
Berasa bahagia dengan seikhlasnya.
Untuk engkau terus melangkah,
Hiduplah dan jangan pernah menyerah,
Demi memiliki kabahagiaan itu.
Hari-hari yang mendukakan,
Pasti terasa panjang.
Hari-hari yang menyakitkan,
Pasti terasa pedih dan tidak senang.
Hari-hari itu akan berlalu jua.
Dan hari-hari yang lebih baik pasti ada di hadapanmu.

No comments:
Post a Comment