Malam itu,
Bintang Kejora menemani bulan.
Indah disaksikan manusia perlahan-lahan.
Awal bulan kali ini, aku masih sendiri.
Sudah tahun kesepuluh ibunda tidak hadir menemani.
Bulan puasa sepanjang sepuluh tahun lepas juga terasa sunyi.
Seperti pepohon lama, hanya membiarkan angin meniupku.
Daun-daun kubiarkan gugur jatuh di situ.
Dengan harapan akan ada daun yang baru.
Namun keadaannya tetap sama,
Tetap tidak mampu menandingi bulan dan Bintang Kejora.
Ada masa mereka berjumpa.
Sekarang hanya tinggal satu,
Doa yang boleh dilangitkan.
Cuma itu yang mampu aku lakukan.

No comments:
Post a Comment